Kain spandex dapat kehilangan pemulihan bila terkena panas berlebih, bahan kimia keras, klorin, tegangan proses akhir yang salah, atau pencucian yang tidak sesuai. Produk akhirnya mudah longgar dan kehilangan bentuk.
Mengapa Kain Spandex Kehilangan Pemulihan Elastis
Kain spandex dapat kehilangan pemulihan bila terkena panas berlebih, bahan kimia keras, klorin, tegangan proses akhir yang salah, atau pencucian yang tidak sesuai. Produk akhirnya mudah longgar dan kehilangan bentuk.
Penyebab umum
Kain spandex dapat kehilangan pemulihan bila terkena panas berlebih, bahan kimia keras, klorin, tegangan proses akhir yang salah, atau pencucian yang tidak sesuai. Produk akhirnya mudah longgar dan kehilangan bentuk.
| Pemeriksaan | Cara melihat | Risiko |
|---|---|---|
| Heat | Process temperature | Elastic fibre damage |
| Chlorine | Pool or washing condition | Recovery loss |
| Finishing tension | Too much stretching | Shape instability |
| Laundry | Wrong care condition | Loose garment |
Cara mengurangi risiko
Cek sampel setelah cuci, tarikan berulang, dan kondisi yang mendekati penggunaan nyata. Untuk swimwear, klorin dan panas perlu lebih diperhatikan.
Informasi yang perlu dikonfirmasi sebelum produksi
Saat bekerja dengan pabrik, kirim penggunaan akhir, warna, GSM, lebar, komposisi, kondisi cuci, dan rasa raba yang diinginkan. Informasi ini mengurangi pengulangan sampel dan membuat kriteria produksi lebih jelas.
Saat bekerja dengan pabrik, kirim penggunaan akhir, warna, GSM, lebar, komposisi, kondisi cuci, dan rasa raba yang diinginkan. Informasi ini mengurangi pengulangan sampel dan membuat kriteria produksi lebih jelas.
Kategori kain dapat dilihat di halaman produk, dan kebutuhan teknis dapat dikirim melalui formulir permintaan kain.
Membaca Sampel pada Produk Nyata
Selain itu, sampel perlu dilihat pada posisi produk yang sebenarnya, bukan hanya sebagai potongan kain. Kain yang sama dapat memberi hasil berbeda saat dipakai sebagai badan utama, lining, panel, atau bagian penopang. Karena itu warna, arah elastisitas, hasil setelah cuci, dan perilaku jahit harus dibaca bersama.
Selain itu, sampel perlu dilihat pada posisi produk yang sebenarnya, bukan hanya sebagai potongan kain. Kain yang sama dapat memberi hasil berbeda saat dipakai sebagai badan utama, lining, panel, atau bagian penopang. Karena itu warna, arah elastisitas, hasil setelah cuci, dan perilaku jahit harus dibaca bersama.
